Sabtu, 23 Mei 2009

Roti Kehidupan

Roti merupakan makanan yang sangat praktis dan banyak disenangi. Praktis dibawa kemana saja dengan tingkat ketahanan yang cukup lama. Dengan munculnya roti dengan aneka rasa dan variasi rasa, roti sering sekali menjadi makanan yang dapat diandalkan ketika dalam kondisi yang kurang menyenangkan karena tidak ada nasi.
Pernahkah kita sejenak memikirkan dari apa roti yang sering kita makan? Rasanya kalau kita diminta untuk menyebutkan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk roti, mungkin kita tidak akan terlalu susah untuk menyebutkan. Sebut saja bahan - bahan yang sudah sangat familiar, misalnya tepung terigu, telur, margarin dan gula. Tentu saja akan ada banyak bahan kimia lain yang juga sangat berperan dalam pembuatan roti.
Pernahkah kita sejenak membayangkan bagaimana rasanya ketika bahan - bahan yang ada kita makan secara terpisah? Sepertinya tidak membutuhkan pelajaran khusus untuk menjawab pertanyaan ini.
Bagaimana rasanya kalau kita disuguhi dengan tepung terigu. Yang pasti rasanya tidak enak. Mungkin akan membuat kita haus. Atau bagaimana rasanya ketika kita hanya diminta untuk menikmati telur saja. Amis dan kita akan muntah, mungkin itu yang terjadi. Kalau diminta untuk makan hanya margaruin saja. Wah, kalau ini rasanya gimana ya? tapi, mungkin kita akan sakit perut. Kalau makan gula saja mungkin kita sudah sering dan kita bisa menikmatinya.
Pernahkah kita makan roti yang komposisinya aneh. Mungkin tepung terigunya terlalu banyak. Kalau terigunya terlalu banyak, mungkin roti akan keras, dan butuh tenaga tambahan untuk mengunyahnya. Kalau margarinnya terlalu banyak? Roti akan lembek dan bentuknya mungkin tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
Bagaimana jika kita mencoba membandingkan roti tadi dengan kehidupan yang kita jalani. Akan ada banyak hal yang sangat tidak enak yang akan menghiasi hidup kita. Sebagai mahasiswa, tugas perkuliahan rasanya menjadi "telurnya" kehidupan. Mungkin kita bisa muntah dibuatnya, karena banyaknya tugas yang diberikan. Masih lagi harus mengerjakan tugas dari organisasi yang diamanahkan kepada kita. Wah, rasanya begitu berat sekali hidup ini belajar dari pembuatan roti yang dibuat dari bahan - bahan yang tidak enak dan setelah diolah menjadi sepotong roti yang enak, maka kita harus mampu untuk belajar untuk membuat hidup yang banyak tugas ini, hidup yang penuh dengan berbagai macam ketidak enakan ini menjadi sebuah hidup yang enak.
bagaimana caranya? ya tinggal belajar bagaimana mengolah permasalahan yang ada, mencoba menyelesaikannya sesuai dengan porsinya dan akhirnya menikmati setiap proses yang ada. Bahan kehidupan sudah ada di depan mata, tinggal kita mengolahnya saja menjadi sebuah kehidupan yang enak.
Selamat mencoba, mudah bukan!!!
Salam Sukses Luar Biasa
"Andri Wongso"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar